Detail Article

Dental Forensic Journal / Vol. 3. No. 2. 2016-12: 22 - 28


Age estimation through eruption of canines permanent pattern with Al-Qahtani method in RSGMP Airlangga University’s patients


Estimasi usia melalui pola erupsi gigi kaninus permanen dengan metode Al-Qahtani pada pasien RSGMP Universitas Airlangga

  1. Dwi Maulidiniyah
    Mahasiswa Pendidikan Dokter Gigi, Departemen Odontologi Forensik, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga
    dwi.maulidiniyah@gmail.com
  2. Bambang Soegeng H
    Dosen Pengajar Departemen Odontologi Forensik, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga
    dwi.maulidiniyah@gmail.com
  3. Mieke Sylvia M.A.R
    Dosen Pengajar Departemen Odontologi Forensik, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga
    miekesud@gmail.com

Abstract

Background: If the tooth has grown, the age of the individual can be estimated. This observation method known easiest, do not need a special place, special equipment or special skills. Teeth age is one method that can be used in the determination of physiological age. Canines are strong teeth and prominent in the "corners of the mouth. These teeth are seldom lost due to disease (caries or periodontal disease). These teeth are also often used as a handle of the denture, so the canine recommended for age estimation. Al-Qahtani method is a method of determining the age that can identify varying ages in the age group of children. Aim: The aim of this study was to determine the pattern of eruption of the permanent canine with Al-Qahtani method to estimate the age of the patient RSGMP UNAIR. Methods: There are 70 samples that consist of 35 males and 35 females, aged 5-15 years were measured using the atlas al-Qahtani. Results: In women, there are 27 samples in accordance with the atlas Al-Qahtani and 8 are not appropriate. In males there are 26 samples in accordance with atlas Al-Qahtani and there are 9 that are not appropriate. Overall in accordance with atlas Al-Qahtani there were 53 (76%) of the total 70 samples and are not appropriate there were 17 (24%). Conclusion: Eruption of permanent canine with Al-Qahtani method can be used to estimate ages.

Keyword: Kaninus, Pola Erupsi, Identifikasi Usia, Al-Qahtani,

Abstrak

Latar belakang : Apabila gigi telah tumbuh, maka usia individu tersebut dapat diperkirakan. Metode pengamatan gigi ini diketahui paling mudah, tidak membutuhkan tempat khusus, peralatan khusus atau keahlian khusus. Usia gigi merupakan salah satu metode yang dapat digunakan dalam penentuan usia fisiologis .Gigi kaninus adalah gigi geligi yang kuat dan menonjol di “sudut mulut”. Gigi ini jarang tanggal karena penyakit (karies atau penyakit periodontal). Gigi ini juga sering dipakai sebagai pegangan dari gigi tiruan, jadi kaninus direkomendasikan untuk estimasi usia. Metode Al-Qahtani merupakan metode penentuan usia yang dapat mengidentifikasi usia yang bervariasi pada kelompok usia anak Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola erupsi gigi kaninus permanen dengan metode Al-Qahtani untuk estimasi usia pada pasien RSGMP UNAIR. Metode: Sampel terdiri dari 70 yang terdiri dari 35 laki-laki dan 35 perempuan, umur 5-15 tahun diukur menggunakan atlas al-Qahtani. Hasil : Pada perempuan terdapat 27 sampel yang sesuai dengan atlas Al-Qahtani dan 8 yang tidak sesuai. Pada laki-laki ada 26 sampel yang sesuai dengan atlas Al-Qahtani dan ada 9 yang tidak sesuai. Secara keseluruhan yang sesuai dengan atlas Al-Qahtani ada 53 (76%) dari total 70 sampel dan yang tidak sesuai ada 17 (24%). Kesimpulan : Erupsi gigi kaninus permanen dengan metode Al-Qahtani dapat digunakan untuk estimasi usia.


Daftar Pustaka

  1. Indriani, Natalia, Waktu Erupsi Gigi Permanen Ditinjau dari Usia Kronologis Pada Anak Etnis Tionghoa Usia 6 Sampai 12 Tahun. medan, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Sumatra Utara, 2011.

Visitor Article : 6159

Visitor Download : 9