Detail Article

Dental Public Health Journal / Vol. 6. No. 2. 2015-07: 1 - 6


Caries severity rate in SDN Pandan students at Pandan, Pacet, Mojokerto


Tingkat Keparahan Karies pada Siswa SDN Pandan di Desa Pandan, Kecamatan Pacet , Kabupaten Mojokerto

  1. AGUNG SOSIAWAN
    Departemen Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga
    athaya2100@yahoo.com

Abstract

Background: Based on the data of basic health research (RISKESDAS) in 2013, kids in elementary school (5-9 years old) suffers dental problem (28.9%) and kids in higher age (11-14 years old) also have dental problem (25.2%). DMF-T index in 12 years old kidsis 1.4. Pandan is one of the villages that located in Pacet, Mojokerto Residents, and until now the main health service (Puskesmas Pandan) does not have any specific data about their caries severity. Purpose: The aim of this study was to determine the caries severity in SDN Pandan students at Pandan, Pacet, Mojokerto. Method: This study was observational descriptive with cross sectional approach. The samples used were 110 students of 1st until 5th grade of SDN Pandan and taken by stratified proportional random sampling.Data were collected by conducting interviews, index PHP measurement by using disclosing agents, DMF-T and def-t measurement by intra-oral examination.Result: 92% children of SDN Pandan have higher level of caries severity than average (5.9). Conclusion:Caries severity in SDN Pandan students is affected by OH status, age, tooth formation, brushing tooth time, snack consistency, students knowledgement, parents’ education grade.

Keyword: caries severity, elementary students,

Abstrak

Latar belakang :

Berdasarkan data riset kesehatan dasar (RISKESDAS) tahun 2013, anak-anak di sekolah dasar (usia 5-9 yahun) menderita masalah gigi (28,9%) dan anak-anak di usia yang lebih tinggi (11-14 tahun) juga memiliki masalah gigi (25,2%). Indeks DMF-T dalam 12 tahun kidsis berusia 1,4. Pandan adalah salah satu desa yang terletak di Pacet Mojokerto dan sampai sekarang pelayanan kesehatan utama (Puskesmas Pandan) tidak memiliki data spesifik tentang keparahan karies mereka. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan keparahan karies pada siswa SDN Pandan di Pandan, Pacet, Mojokerto. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah 110 siswa dari 1 sampai kelas 5 SDN Pandan dan diambil oleh stratified random sampling. Data proporsional dikumpulkan dengan melakukan wawancara, pengukuran PHP indeks dengan menggunakan agen mengungkapkan DMF-T dan pengukuran def-t dengan pemeriksaan intra-oral. Hasil : 92% anak-anak SDN Pandan memiliki tingkat yamh lebih tinggi dari karies keparahan dari rata-rata (5,9). Kesimpulan : Keparahan karies pada siswa SDN Pandan dipengaruhi oleh status OH, usia, pembentukan gigi, menyikat gigi, konsistensi makanan ringan, pengetahuan siswa dan kelas pendidikan orang tua.


Daftar Pustaka

  1. Sondang P, Hamada T, Menuju gigi dan mulut sehat. Medan, USU Press, 2008.
  2. RISKESDAS, Hasil Riset Kesehatan Dasar. Jakarta, Badan Litbangkes DEpkes RI, 2013.
  3. Karjati,E, Kasus Karies Gigi Anak Sangat Tinggi. Bandung, Pikiran Rakyat, Kamis 1 Juli 2010, 2010.
  4. Satria Astawa, I Gede, Personal Hygiene. Bali, FKM Univ.Udayana, 2008.
  5. Alhamda, Syukra, Status Kebersihan Gigi Dan Mulut Dengan Status Karies Gigi (Kajian Pada Murid Kelompok Umur 12 Tahun Di Sekolah Dasar Negeri Bukit Tinggi . -, Berita Kedokateran Masyarakat 2011: 108-115, Vol.27 No.2, 2011.
  6. Doddamani AS, Prashanth VK, Abbayya K, Yunus GY, Konakeri V, Ridhima, Oral Hygiene Status Among School Going Children Belonging to Different Socio-economic Status of Belgaum City Aged 12 to 15 Years . -, JIDA. 2010; 4(12): 443-6, 2010.
  7. Sihite , JN, Hubungan Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Pengalaman Karies dan Indeks Oral Hygiene pada Murid SMP. -, Skripsi. 2011. Universitas Sumatera Utara., 2011.
  8. Hockenberry, M.J., & Wilson, D, Nursing care of infants and children. (8thed.). St.louis, Mosby Elsevier, 2007.
  9. Angela, A, Pencegahan primer pada Anaka Beresiko Karies Tinggi. -, Dent J 2005; 38(3) : 130-3., 2005.
  10. Chaerita Maulani dan Jubille Enterprise, Kiat Merawat Gigi Anak Panduan Orang Tua Dalam Merawat Dan Menjaga Kesehatan Gigi Bagi Anak-Anaknya. -, PT Elex Media Komputindo, 2005.
  11. Dalimunthe SH, Periodonsia. Medan, USU Press, 2008.
  12. Sasea A, lampus BS, Supit A, Gambaran Status Kebersihan Rongga Mulut dan Status Gingiva pada Mahasiswa dengan Gigi Berjejal. -, Journal e-GiGi. 2013; 1: 52-8., 2013.
  13. Candrawati, Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Tentang Kesehatan Gigi Dengan Kejadian Karies Pada Anak Kelas 1 3 SD Negeri 3 Sumber Kabupaten Klaten Jawa Tengah. -, Skripsi, 2009.
  14. Kawuryan U, Hubungan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian karies gigi anak SDN Kleco II kelas V dan VI Kecamtan Laweyan Surakarta. -, Skripsi. 2004. Keperawatan Universitas Muhammadiyah. , 2004.

Visitor Article : 9408

Visitor Download : 43