Detail Article

Oral and Maxillofacial Surgery Journal / Vol. 5. No. 2. 2016-07: 20 - 26


Comparison of effectiveness of bottled coconut water and UHT milk as storage media for avulsed tooth


Perbandingan efektivitas air kelapa kemasan dan susu UHT sebagai media penyimpanan gigi avulsi

  1. Fika Rahma Fajriyany
    Mahasiswa pendidikan dokter gigi
    fikarahmafajriyany@gmail.com.
  2. Achmad Harijadi
    Staf pengajar Fakultas Kedoktere Gigi Universitas Airlangga
    -
  3. David Buntoro Kamadjaja
    Staf pengajar Fakultas Kedoktere Gigi Universitas Airlangga
    -

Abstract

Background: Tooth avulsion is tooth which whole body has detached from its socket and causing damage to periodontal tissue and pulp from traumatic injury. Avulsed tooth must be replanted quickly,because the vitality of periodontal ligament determine success rate replantation. Storage media before replantation to maintain the vitality of periodontal ligament cells is  required. Bottled coconut water and UHT milk can be used as storage media because it is isotonic contains minerals and commercially available. Purpose: To compare the effectiveness of bottled coconut water and UHT milk as a storage medium of avulsed tooth. Methods: Twenty-seventh freshly extracted Cavia cobaya teeth were divided into 3 groups, 1 experimental group and 2 control groups, each of which where either devided into 3 subgroups based on the lenght of the soaking which are 30, 60, and 240 minutes. Furthermore, periodontal ligament fibroblasts were cultured with Versen trypsin solution, and labeled using 0.4% trypan blue and then counted by hemocytometer on a light microscope. Results:The amount of fibroblast in UHT milk groupwas significantly higher than mineral water and bottled coconut water groups in 30, 60, or 240 minutes. Conclusion: UHT milk is more effective than bottled coconut water  as a storage medium of avulsed teeth up to 240 minutes.

Keyword: tooth avulsion, storage media, bottled coconut water, UHT milk, fibroblast cell,

Abstrak

Latar Belakang: Avulsi gigi merupakan luka traumatik yang mengakibatkan gigi lepas dari soketnya dengan disertai kerusakan ligamen periodontal dan jaringan pulpa. Gigi avulsi harus segera direplantasi, vitalitas ligamen periodontal menentukan tingkat keberhasilan replantasi.Maka dari itu dibutuhkan media penyimpanan sebelum replantasi untuk menjaga vitalitas ligamen periodontal. Air kelapa kemasan dan susu UHT dapat digunakan sebagai media penyimpanan karena mengandung mineral dan isotonik serta tersedia secara komersial. Tujuan: Untuk mengetahui manakah diantara air kelapa kemasan dan susu UHT yang lebih efektif sebagai media penyimpanan gigi avulsi. Metode: Dua puluh tujuh gigi Cavia cobaya diekstraksi dan dibagi menjadi  3 kelompok, 1 kelompok eksperimental dan 2 kelompok kontrol,dimana  masing-masing kelompok dibagi menjadi 3 subkelompok berdasarkan lama perendaman yaitu 30, 60, dan 240 menit. Selanjutnya sel fibroblas pada ligamen periodontal dikultur dengan larutan Versen trypsin, dan dilabel menggunakan trypan blue 0.4% kemudian dihitung dengan hemositometer pada mikroskop cahaya.Hasil: Jumlah sel fibroblas pada kelompok susu UHT lebih tinggi secara signifikan terhadap kelompokair mineral dan air kelapa kemasan baik pada 30, 60, maupun 240 menit. Kesimpulan: Susu UHT lebih efektif digunakan sebagai media penyimpanan gigi avulsi hingga 240 menit dibanding air kelapa kemasan.


Daftar Pustaka

  1. Berman LH, Blanco L, Cohen S, A Clinical Guide to Dental Traumatology. Missouri, Mosby Elseiver, 2007.

Visitor Article : 3691

Visitor Download : 3