Detail Article

Oral and Maxillofacial Surgery Journal / Vol. 4. No. 2. 2015-07: 18 - 22


Comparison of egg white and HBSS as aternative tooth avulsion storage


Perbandingan putih telur dan HBSS sebagai media alternatif penyimpanan gigi avulsi

  1. R. Soesanto
    Staf Pengajar Departemen Bedah Mulut dan Maksilofasial Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga Surabaya- Indonesia
  2. Andra Rizqiawan
    Staf Pengajar Departemen Bedah Mulut dan Maksilofasial Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga Surabaya- Indonesia
  3. Agung Tri Laksono
    Mahasiswa Strata-1 Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia

Abstract

Background. Orofacial trauma might caused another consequences such as tooth fracture and tooth avulsion. Replantation is one treatment option in cases of avulsed teeth. The long-term success of the reimplanted teeth is related to the maintenance of periodontal ligament (PDL) cell viability. Therefore,to maintain periodontal ligament cells and medium availability, media were required. Hen egg whites had appropriate pH and osmolarity to maintain cell viability and easy to obtained  Purpose. To determine  effectivity of hen egg white as an alternative storage medium avulsed teeth. Method. Twenty-four Cavia Cobaya teeth are extracted and divided into 6 groups, three experimental groups (groups A, B, C) and three control groups (group D, E, F). Each medium will be given maceration treatment 6 hours, 9 hours, 12 hours. Experimental group media used is egg white, and control medium group used HBSS. Furthermore, fibroblasts contained in the periodontal ligament was cultivated with Versen trypsin solution, and labeled using 0.4% trypan blue then counting with hemocytometer in the light microscope. Results  .There was no significant difference between six hours maceration between hen egg white and HBSS ( p<0.05 ) . average percentation of vital fibroblast on 6 hours maceration was 90,0473 % , 9 hours was 83,7675 % , 12 hours was 64,2675 % .Conclusions hen egg white may able to maintain PDL fibroblas cells 6 until 9 hours and effective when used as a medium alternative storage avulsion teeth .

Keyword: tooth avulsion, fibroblast, alternative storage media, hen egg white,

Abstrak

Latar Belakang. Kekuatan trauma orofasial menyebabkan konsekuensi lain seperti fraktur gigi dan avulsion gigi. Penanaman adalah pilihan satu pengobatan pada kasus gigi avulsi. Keberhasilan jangka panjang gigi ditanam kembali adalah terkait dengan pemeliharaan periodontal ligamen (PDL) viabilitas sel. Oleh karena itu, untuk menjaga sel-sel ligamen periodontal dan ketersediaan media, media yang diperlukan. Putih telur ayam memiliki pH yang tepat dan osmolaritas untuk mempertahankan kelangsungan hidup sel dan mudah diperoleh Tujuan. Untuk menentukan efektivitas telur ayam putih sebagai gigi media penyimpanan alternatif avulsi. Metode. Dua puluh empat Cavia cobaya gigi yang diambil dan dibagi menjadi 6 kelompok, tiga kelompok eksperimen (kelompok A, B, C) dan tiga kelompok kontrol (kelompok D, E, F). Setiap media akan diberikan pengobatan maserasi 6 jam, 9 jam, 12 jam. Media kelompok eksperimen yang digunakan adalah putih telur, dan kelompok kontrol media yang digunakan HBSS. Selain itu, fibroblas yang terkandung dalam ligamen periodontal diolah dengan Versen solusi tripsin, dan diberi label dengan menggunakan 0,4% tripan biru kemudian menghitung dengan hemositometer di mikroskop cahaya.
Hasil .Ada tidak ada perbedaan yang signifikan antara enam jam maserasi antara telur ayam putih dan HBSS (p <0,05). Rata-rata percentation dari fibroblast penting pada 6 jam maserasi adalah 90,0473%, 9 jam adalah 83,7675%, 12 jam adalah 64,2675% .Conclusions telur ayam Mei putih mampu mempertahankan PDL fibroblas sel 6 sampai 9 jam dan efektif bila digunakan sebagai alternatif penyimpanan avulsi gigi menengah.


Daftar Pustaka

  1. Andreasen FM., Andreasen JO., Andersson L. , Textbook and Color Atlas of Traumatic Injuries to the Teeth . Blackwell, Oxford, 2007.

Visitor Article : 10445

Visitor Download : 39