Detail Article

Orthodontic Dental Journal / Vol. 7. No. 2. 2016-11: 82 - 88


Development of the dentition from birth to primary dentition phase


Fase perkembangan geligi dari lahir hingga fase geligi sulung

  1. Amirdha Miela Nuraini
    Mahasiswa PPDGS Ortodonti Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
    amirdhamiela@rocketmail.com
  2. Novia Widasari
    Mahasiswa PPDGS Ortodonti Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
    noviawidasari@gmail.com
  3. IGA Wahju Ardani
    Staf Pengajar Departemen Ortodonti Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya - Indonesia
    -

Abstract

Background: Dentition is defined as type, number and arrangement of teeth or it refers to all upper and lower teeth collectively. The upper and lower arches are a functional unit made up of specific components, i.e. the teeth. The mammalian dentition goes back 75 million years. The dental formula of early primates consisted of 2 incisors, 1 canine, 4 premolars and 3 molars.The alveolar arches of an infant at the time of birth are called the gum pads. Gum pads are greatly thickened oral mucous membrane of the gums to be segmented and each segment is a developing tooth site.Tooth development from birth to phase deciduous teeth through several stages and there are things that need to be considered as the development.Purpose: To understand the development of primary dentition phase from gum pads to tooth eruption in ideal arch, thus preparing the normal secondary dentition.Review: The size of the gum pads at birth might be determined by anyone of the following factors, according to Leighton: (I) the state of maturity of the infant at birth; (2) the size at birth as expressed by birth weight; (3) the size of the developing primary teeth; and (4) purely genetic factors. The maxillary arch is horseshoe-shaped and the gum pads tend to extend buccally and labially beyond those in the mandible; furthermore, the mandibular arch is posterior to the maxillary arch when the gum pads contact. Primary dentition phase consist of two stages, development of the primary teeth and development of the primary occlusion. Each of which will be disscussed further in this article. Conclusion: A precise bite or jaw relationship is not yet seen. Therefore, neonatal jaw relationship cannot be used as a diagnostic criteration for relible prediction of subsequent occlusion in the primary dentition. In general, a normal primary dentition allows a practitioner to be more encouraging about developing a normal mixed and adult dentition. There are normal signs of a primary dentition that should be noted. 

Keyword: gum pads, primary occlusion, primary dentition,

Abstrak

Latar belakang: Pertumbuhan geligi didefinisikan sebagai jenis, jumlah, dan pengaturan geligi atau menunjuk pada semua gigi pada rahang atas dan rahang bawah. Lengkung rahang atas dan bawah merupakan unit fungsional yang dibentuk dari komponen spesifik, yaitu gigi. Geligi pada mamalia telah ditemukan sejak 75 juta tahun yang lalu. Rumus geligi dari primata terdiri dari 2 insisif, 1 kaninus, 4 premolar, dan 3 molar. Pada bayi yang telah lahir, lengkung alveolar disebut sebagai gum pads. Gum pads merupakan membran mukosa oral yang menebal dari gingiva yang akan tersegmentasi dan setiap segmen merupakan sisi gigi yang sedang berkembang. Gum pads berwarna pink dan konsistensinya padat.Perkembangan gigi dari lahir hingga fase geligi sulung melalui beberapa tahapan dan terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan seiring perkembangannya.Tujuan: Mengetahui perkembangan geligi sulung dari mulai gum pads hingga erupsi gigi di lengkung yang normal sehingga dapat mempersiapkan tempat untuk pertumbuhan geligi permanennya. Diskusi: Ukuran gum pads saat lahir ditentukan oleh faktor-faktor berikut: (1) keadaan kematangan bayi saat lahir; (2) ukuran saat lahir yaitu berat lahir; (3) ukuran gigi primer yang berkembang; dan (4)murni faktor genetik. Lengkung rahang atas berbentuk tapal kuda dan lengkung mandibula adalah lebih posterior dari lengkung rahang atas ketika kontak dengan gum pads. Fase gigi sulung dibagi menjadi dua tahapan, yaitu perkembangan gigi sulung dan perkembangan oklusi gigi sulung.Hal ini akan dibahas lebih lanjut di artikel ini. Kesimpulan: Oklusi atau relasi rahang belum terlihat pada tahap gum pads oleh karena itu hubungan rahang neonatal tidak dapat digunakan sebagai kriteria diagnosa untuk prediksi oklusi pada fase geligi sulung. Secara umum fase geligi sulung yang normal mendukung dokter gigi untuk mempersiapkan geligi pergantian dan permanen. Terdapat beberapa tanda normal yang perlu diperhatikan pada fase geligi sulung.


Daftar Pustaka

  1. Moyers RE, Handbook of Orthodonic. London, Year Book Medical Pub, 1988.

Visitor Article : 5048

Visitor Download : 10