Detail Article

Material Dental Journal / Vol. 4. No. 1. 2013-01: 33 - 38


Disinfection techniques of alginate impressions with Piper betle L. 25% infusum of dimensional changes


Teknik disinfeksi cetakan alginat dengan infusa daun sirih 25% terhadap perubahan dimensi

  1. Ridha Dwi Adi Novitasari
    Mahasiswa Program SarjanaKedokteran Gigi
    ridhasari26@yahoo.com
  2. Asti Meizarini
    Staf Departemen Material Kedokteran Gigi FakultasKedokteran Gigi, Universitas Airlangga Surabaya – Indone
    -
  3. R. Helal Soekartono
    Staf Departemen Material Kedokteran Gigi FakultasKedokteran Gigi, Universitas Airlangga Surabaya – Indone
    -

Abstract

Background:  Alginate was often used as an  impression material. Dental cast of the patient’s mouth could be a transmission’s agent of infection to dentist and dental technicians.  As a prevention of infection’s transmission  to dental impressions,  was disinfected by spray or immersion techniques.  Piper betle L.  25%  infusum  could be used as disinfectant for this  impression.  Purpose:  Knowing the  dimensional  changes of  alginate impressions  after  disinfectedPiper betle L.  25%  infusum  either  by spraying  or  immersion techniques.  Methods:  Alginate impressions  of a master model of brass metal were made and disinfected with  Piper betle L.  25%  infusum  using the spray and immersion techniques for 10 minutes. Impressions were cast in dental stone and the linear dimensional differences between the cylinders’ diameters and the inter-cylinders distances were measured with a caliper. The results were analyzed by ANOVA and LSD.  Result:  There were a statistically significant differences the cylinders’ diameters and the inter-cylinders distances of alginate impressions after disinfected by either spraying or immersion techniques, were compared with the master model.  Conclusion:  The spray technique  of  Piper betle L. 25% infusum produces smaller the dimensional changes of alginate impressions than the immersion technique

Keyword: Disinfection, alginate impression, Piper betle L. infusum 25%, spray technique, immersion technique,

Abstrak

Latar belakang: Alginat sering digunakan sebagai bahan cetak. Hasil cetakan gigi dari mulut pasien dapat menjadi
agen penularan infeksi terhadap dokter gigi maupun teknisi laboratorium. Pencegahan penularan infeksi dilakukan
dengan pemberian disinfektan baik dengan cara disemprot atau direndam. Infusa daun sirih 25% dapat digunakan
sebagai disinfektan pada cetakan alginat.  Tujuan:  Untuk mengetahui perubahan dimensi cetakan alginat setelah
didisinfeksi infusa daun sirih 25% baik dengan cara disemprot maupun direndam. Metode:  Cetakan alginat dicetakkan
pada model master kuningan. Hasil cetakan didisinfeksi menggunakan infusa daun sirih 25%, dengan cara disemprot
atau direndam, selama 10 menit. Cetakan alginat diisi gipsum, kemudian dilakukan pengukuran dimeter silinder dan
jarak antar silinder menggunakan kaliper. Data penelitian dianalisis menggunakan  ANOVA  serta  LSD.  Hasil:  Terdapat
perbedaan ukuran diameter silinder dan jarak antar silinder pada model gipsum, setelah didisinfeksi baik dengan cara
disemprot atau direndam, dibandingkan dengan model master.  Simpulan:  Disinfektan infusa daun sirih 25% dengan
teknik disemprot menghasilkan perubahan dimensi cetakan alginat yang lebih kecil dibandingkan dengan teknik
direndam.


Daftar Pustaka


Visitor Article : 846

Visitor Download : 35