Detail Article

Journal of Prosthodontic / Vol. 7. No. 2. 2016-02: 30 - 35


Effectiveness of papaya seed extract (Carica Papaya L)to inhibit the growth of Candida albicans in Acrylic Resin


Efektivitas ekstrak biji pepaya (Carica papaya L) dalam menghambat pertumbuhan Candida Albicans pada resin akrilik

  1. Dea Aisyah
    mahasiswa S1
    dea.aisyah69@gmail.com
  2. Sherman Salim
    Staf Dosen Departemen Prostodonsia
    -

Abstract

Background: The usage of denture can cause changes in the number of microorganisms of the oral cavity, the change can be either an increase or decrease in the number of microorganisms. In certain individuals, these changes could favor the occurrence of denture stomatitis. Denture stomatitis is characterized by inflammation of the mucosa under the denture. Papaya Seed extract (Carica Papaya L.) has been tested to have antibacterial and antifungal activity which can degrade the pathogenic oral microorganisms in acrylic resin.Purpose: To determine the effectiveness of the seed extract of papaya (Carica Papaya L.) as a denture cleanser in inhibiting the growth of Candida albicans. Method: Papaya seeds are dried and then macerated with 96% ethanol to become extracted. Samples of saliva were collected and used as saliva contamination. The samples were divided into 4 groups for each group consists of the control and treatment groups were 5% concentration,10% concentration, and a 20% concentration. The parametric statistic test is using Kolmorogorov-Smirnov test for normality test, Levenne test for homogenity test, Tukey HSD and Kruskall Wallis test for see the difference significant. The Calculation of Candida albicans colonies  performed by the method of colony forming units. Result: There are significant differences between the 4 groups. It is known that p-value <0.05 and obtained p-value of 0.000.Conclusion: Papaya seed extract (Carica Papaya L.) can inhibit the growth of Candida albicans at concentrations of 5%, 10%, and 20% with the most effective concentration is 20%.

Keyword: Papaya seed extract (Carica Papaya L.), Candida albicans, acrylic resin,

Abstrak

Latar Belakang: Penggunaan gigi tiruan dapat menyebabkan perubahan pada jumlah mikroorganisme rongga mulut, perubahan yang terjadi dapat berupa peningkatan jumlah atau penurunan jumlah mikroorganisme. Pada imdividu tertentu, perubahan ini dapat mendukung terjadinya denture stomatitis. Denture stomatitis ditandai dengan inflamasi mukosa di bawah gigi tiruan. Ekstrak biji pepaya (Carica Papaya L.) telah diuji memiliki aktivitas antibakteri dan antifungi yang dapat menghambat mikroorganisme yang patogen rongga mulut pada resin akrilik. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas ekstrak biji pepaya (Carica Papaya L.) sebagai denture cleanser dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans. Metode: Biji pepaya dikeringkan kemudian dimaserasi dengan etanol 96% hingga menjadi ekstrak. Sampel saliva dikumpulkan dan digunakan sebagai saliva kontaminasi. Sampel dibagi menjadi 4 kelompok untuk masing-masing kelompok terdiri dari kontrol, dan kelompok perlakuan konsentrasi 5%, konsentrasi 10%, dan konsentrasi 20%. Perhitungan koloni Candida albicans  dilakukan dengan metode colony forming unit. Uji statistik menggunakan Kolmologorov-Smirnov untuk uji normalitas, Levenne  untuk tes homogenitas, Tukey HSD dan Kruskall wallis tes untuk melihat perbedaan yang signifikan tiap perlakuan. Hasil: Ada perbedaan yang siginifikan antara 4 kelompok. Hal tersebut diketahui p-value < 0,05 dan didapatkan p-value sebesar 0,000. Kesimpulan: Ekstrak biji pepaya (Carica Papaya L.) dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans pada konsentrasi 5%, 10%, dan 20% dengan konsentrasi paling efektif yaitu 20%.


Daftar Pustaka

  1. Craig RG, Powers JM, Restorative Dental Materials. 12th Ed. St. Louis, CV Mosby Company, 2006.

Visitor Article : 3498

Visitor Download : 10