Detail Article

Orthodontic Dental Journal / Vol. 7. No. 2. 2016-11: 59 - 65


Evaluation of treatment results of skeletal class II and class III at RSGMP Faculty of Dental Medicine UNAIR in 2010-2015


Evaluasi hasil perawatan maloklusi skeletal Klas II dan III di RSGMP FKG Unair tahun 2010 - 2015

  1. Rahmad Rifqi Fahreza
    Mahasiswa Strata 1 Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
    rerefahreza25@gmail.com
  2. Ervina R Winoto
    Staf Pengajar Departemen Ortodonti Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya - Indonesia
    erwinoto@gmail.com

Abstract

Background: The prevalence of malocclusion has increased over recent decades. Malocclusion potentially affect a person's physical and mental health. The patient with skeletal Class II and III, camouflage orthodontic treatment is one of the techniques that are considered ideal for patients with some consideration. Purpose: The aims of this study is to evaluate the treatment results and the prevalence of patients with skeletal Class II and III malocclusion Angle in RSGM-P FKG Unair. Methods: Samples were secondary data before and after treatment of patient with skeletal Class II and III malocclusion by camouflage orthodontic treatment at RSGM-P FKG Unair in 2010-2015. There are 246 samples that match with the criteria. This study measured the change skeletal and dental measurements. The statistical analysis used comparison with Paired T - Test and Wilcoxon Signed Rank Test. Besides, this study also calculated the prevalence of patients with skeletal malocclusion of class II and III. Results: Based on the cephalometric, all of skeletal measurements changes significantly from 10 skeletal measurements in the case of class II malocclusion. In the case of Class III malocclusion, the entire 10 skeletal measurements changes significantly too. In calculating the prevalence, the case of class II skeletal relations as much as 27.8% and 12.0% in the case of Class III skeletal relation. Conclusion: The camouflage orthodontic treatment in case of patients with skeletal Class II and III malocclusion provides the skeletal measurement changes and the case of class II skeletal malocclusion is higher than class III malocclusion at RSGM-P FKG Unair.

Keyword: skeletal class II and III malocclusion, camouflage orthodontic treatment, cephalometric, prevalence,

Abstrak

Latar Belakang: Prevalensi maloklusi telah meningkat selama beberapa dekade terakhir. Maloklusi berpotensi mempengaruhi kesehatan fisik dan mental seseorang. Pada maloklusi skeletal klas II dan III, perawatan ortodonti kamuflase merupakan salah satu teknik yang dianggap ideal untuk pasien dengan beberapa pertimbangan. Tujuan: Studi ini, bertujuan untuk mengetahui evaluasi hasil perawatan serta prevalensi pasien maloklusi skeletal klas II dan III Angle secara umum di RSGMP FKG Unair. Metode: Sampel penelitian adalah data sekunder sebelum dan sesudah perawatan pasien maloklusi skeletal klas II dan III dengan jenis perawatan ortodonti kamuflase di RSGM-P FKG Unair tahun 2010-2015. Didapatkan total 246 sampel yang memenuhi kriteria. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran perubahan dental dan skeletal. Untuk uji statistik digunakan perbandingan dengan uji Paired T – Test dan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Selain pengukuran diatas, pada penelitian ini juga dilakukan perhitungan prevalensi pasien maloklusi skeletal klas II dan III. Hasil: Berdasarkan analisis sefalometri, kasus maloklusi skeletal klas II pada penelitian seluruh pengukuran skeletal yaitu 10 pengukuran mengalami perubahan signifikan. Pada kasus dengan relasi skeletal klas III, seluruh pengukuran skeletal juga mengalami perubahan signifikan. Pada penghitungan prevalensi, didapatkan kasus maloklusi skeletal klas II sebanyak 27.8% dan 12.0% pada kasus maloklusi skeletal klas III. Kesimpulan: Perawatan kamuflase pada kasus pasien dengan maloklusi skeletal klas II dan III memberikan perubahan pada pengukuran skeletal dan prevalensi maloklusi skeletal klas II di RSGM-P FKG Unair lebih tinggi daripada maloklusi skeletal klas III.


Daftar Pustaka

  1. Rahardjo, P, Ortodonti Dasar. Surabaya, Airlangga University Press, 2012.

Visitor Article : 4592

Visitor Download : 5