Detail Article

Oral Biology Dental Journal / Vol. 7. No. 1. 0000-00: 31 - 37


Potential of turmeric (Curcuma longa) and aloe vera extract (Aloe vera Linn) in inhibition of biofilm formation Aggregatibacter actinomycetemcomitans (Aa)


POTENSI EKSTRAK KUNYIT (Curcuma longa) dan EKSTRAK LIDAH BUAYA (Aloe vera linn) DALAM PENGHAMBATAN PEMBENTUKAN BIOFILM Aggregatibacter actinomycetemcomitans (Aa)

  1. Rizki Amalia Safitrie
    Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya-Indonesia
    rizkiamaliasaf5@gmail.com
  2. Tantiana
    Staf Pengajar Departemen Biologi Oral Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya-Indonesia
  3. Wisnu Setyari
    Staf Pengajar Departemen Biologi Oral Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya-Indonesia

Abstract

Background: Aggregatibacter actinomycetemcomitans (Aa) are opportunistic pathogens and is a major cause of periodontal disease has a relatively high prevalence in society in all age groups in Indonesia. Turmeric (Curcuma longa) and Aloe (Aloe vera linn) are widely used as an antimicrobial for the content of the active compound are able to prevent the growth of microbes. Turmeric and Aloe Vera are also likely as an inhibition of biofilm A.actinomycetemcomitans (Aa). Purpose: the research is conducted to determine whether extract of Turmeric (Curcuma longa) and Aloe vera (Aloe vera linn) have the potential to block the formation of biofilm. Research Methodology: The experimental laboratory by using One-way ANOVA and Post Hoc Comparison Test with Turkey HSD method. Results: The extract of Turmeric (Curcuma longa) can inhibit bacterial biofilm categorized A.actinomycetemcomitans (Aa) 64,32%, while the extract of Aloe Vera (Aloe vera linn) can inhibit amounted to 50.57%. Discussion: Turmeric and Aloe contains active substances such as polyphenols, curcumin, flavonoids, that play a role in inhibiting biofilm formation by inhibiting gene expression icaA and icaD and can also inhibit the adhesion of bacteria cells is a major factor biofilm formation. Conclusion: that the potency extract of Turmeric (Curcuma longa) and Aloe Vera (Aloe vera linn) can inhibit Aa biofilm formation.

Keyword: Curcuma longa, Aloe vera linn, biofilm, A.actinomycetemcomitans (Aa),

Abstrak

Latar Belakang: Aggregatibacter actinomycetemcomitans (Aa) bersifat pathogen opportunistik dan merupakan penyebab utama penyakit periodontal yang memiliki prevalensi cukup tinggi di masyarakat pada semua kelompok umur di Indonesia. Kunyit (Curcuma longa) dan Lidah Buaya (Aloe vera linn) banyak dimanfaatkan sebagai antimikroba karena kandungan senyawa aktifnya mampu mencegah pertumbuhan mikroba. Kunyit dan Lidah Buaya juga berpeluang sebagai bahan yang dapat digunakan untuk menghambat biofilm Aa. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi ekstrak Kunyit (Curcuma longa) dan ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera linn.) terhadap hambatan pembentukan biofilm Aa Metodologi Penelitian: eksperimental laboratoris dengan menggunakan uji One way Anova dan Post Hoc Comparison Test dengan metode Turkey HSD. Hasil Penelitian: Ekstrak Kunyit (Curcuma longa) dikategorikan dapat menghambat biofilm Aa sebesar 64,32% sedangkan ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera linn) dapat menghambat sebesar 50,57%. Pembahasan: Kunyit dan Lidah Buaya mengandung zat ak tif seperti polifenol, kurkumin, flavonoid, fenol, dan tannin yang berperan dalam menghambat pembentukan biofilm dengan menghambat ekspresi gen icaA dan icaD dan juga dapat menghambat adhesi sel bakteri yang merupakan faktor utama pembentukan biofilm. Kesimpulan: Potensi ekstrak Kunyit (Curcuma longa) dan Lidah Buaya (Aloe vera linn) dapat menghambat pembentukan biofilm Aa.


Daftar Pustaka

  1. Socransky SS, Haffajee AD, Microbiology of periodontal disease : Genetics, polymicrobial communities, selected pathogens and treatment. . n, J. Periodontal. 2006. 42, 2006.
  2. Carranza, FA, MG, Newman, HH Takei, Carranza’s Clinical periodontology. Philadelphia, WB Saunders. 10th ed, 2006.
  3. Hojo, K., et al, Bacterial Interactions in Dental Biofilm Development. n/a, Journal Dental Restoration, 2009;88 (11), 2009.

Visitor Article : 13682

Visitor Download : 36