Detail Article

Oral Medicine Dental Journal / Vol. 9. No. 1. 2017-01: 60 - 65


Prevalence of Oral Candidiasis in Cancer Patients Undergoing Chemotherapy at RSAL Dr Ramelan Surabaya


PREVALENSI ORAL CANDIDIASIS PADA PASIEN KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RSAL DR RAMELAN SURABAYA

  1. Sa’ad Kumayangan
    Mahasiswa S1 Pendidikan Dokter Gigi
    saad.kumayangan@gmail.com
  2. Hening Tuti Hendarti
    Staff Pengajar Departemen Ilmu Penyakit Mulut
    Hening.tuti@yahoo.com
  3. Nurina Febriyanti Ayuningtyas
    Staff Pengajar Departemen Ilmu Penyakit Mulut
    nurina.ayoe@gmail.com

Abstract

Background: Cancer is one of the causes of death in worldwide. In 2012, about 8.2 million deaths caused by cancer. The prevalence of cancer in indonesian population in 2013 was 1.4 ‰ or estimated 347,792 people. Cytotoxic chemotherapy, the main choice for cancer therapy, can interfere with oral health. One of its effect is oral candidiasis, the most common fungal infection in oral cavity due to an overgrowth of commensal Candida species. It can lead to local discomfort, an altered taste sensation, dysphagia and can spread through the bloodstream or upper gastrointestinal tract leading to severe infection with significant morbidity and mortality in immunocompromised patients. Purpose: Purpose of this study was to find out the prevalence of oral candidiasis in cancer patient undergoing chemotherapy at RSAL Dr Ramelan Surabaya. Methods: Descriptive observational research with cross sectional design and purposive total sampling method, the samples consisted of 25 cancer patients undergoing chemotherapy treated at RSAL Dr Ramelan Surabaya from October to November 2016. Result: There are 13 cancer patients suffered oral candidiasis from 25 cancer patients undergoing chemotherapy. Conclusion: The prevalence of oral candidiasis in cancer patient undergoing chemotherapy at RSAL Dr Ramelan Surabaya is 52%.

Keyword: cancer, chemotherapy, oral candidiasis,

Abstrak

Latar Belakang: Kanker adalah salah satu penyebab kematian di seluruh dunia. Pada tahun 2012, sekitar 8,2 juta kematian disebabkan oleh kanker. Secara nasional, prevalensi kanker pada populasi indonesia pada tahun 2013 adalah 1,4 ‰ atau diperkirakan sekitar 347.792 orang. Kemoterapi sitotoksik merupakan salah satu pilihan utama untuk terapi kanker. Terapi ini dapat menyebabkan terjadinya perubahan ekologi rongga mulut sehingga dapat mengakibatkan terjadinya oral candidiasis, infeksi jamur yang paling umum terjadi pada mukosa mulut yang disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari Candida. Infeksi ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, berubahnya sensasi rasa, disfagia dan dapat menyebar melalui aliran darah atau saluran pencernaan bagian atas yang menimbulkan infeksi yang parah dengan morbiditas dan mortalitas yang tinggi pada pasien dengan immunocompromise. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui prevalensi oral candidiasis pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi di RSAL Dr Ramelan Surabaya. Metode: Penelitian yang dilakukan menggunakan jenis penelitian deskriptif observasional dengan rancangan cross sectional dengan metode purposive total sampling, sampel terdiri dari 25 pasien kanker yang menjalani kemoterapi di RSAL Dr Ramelan Surabaya pada bulan Oktober sampai November 2016. Hasil: Dari 25 pasien kanker yang menjalani kemoterapi di RSAL Dr Ramelan Surabaya, 13 subjek menderita oral candidiasis. Simpulan: Prevalensi oral candidiasis pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi di RSAL Dr Ramelan Surabaya sebesar 52%.


Daftar Pustaka

  1. Kurniasari FN, Status Gizi sebagai Prediktor Kualitas Hidup Pasien Kanker Kepala dan Leher. -, Indones J Hum Nutr, 2015.
  2. Retno P, Status Gizi sebagai Prediktor Kualitas Hidup Pasien Kanker Kepala dan Leher. -, Indones J Hum Nutr, 2015.
  3. Surono A, Status Gizi sebagai Prediktor Kualitas Hidup Pasien Kanker Kepala dan Leher. -, Indones J Hum Nutr, 2015.

Visitor Article : 2848

Visitor Download : 4