Detail Article

Journal of Prosthodontic / Vol. 8. No. 1. 0000-00: 1 - 8


The Difference of Blood’s Adsorption Rate (Type O) by Hydroxyapatite with the size of 150 – 355 μm Unsterilized And Sterilized with Dry Heat


Perbedaan kecepatan adsorbsi darah golongan O pada hidroksiapatit ukuran 150 – 355 μm yang tidak disterilkan dan yang disterilkan dengan pemanasan kering

  1. Soekobagiono
    Staf Dosen Departemen Prostodonsia
    -
  2. Harly Prabowo
    Staf Dosen Departemen Prostodonsia
    -
  3. David Christopher
    mahasiswa S1
    david.christopher-13@fkg.unair.ac.id

Abstract

Background: Resorption on the alveolar bone after tooth extraction will generally occur, which can cause bone resorption risks. Several methods actually have been developed to supply bone graft hydroxyapatite to alveolar bone. Hydroxyapatite has the same composition as natural human bone, which is osteoconductive and highly biocompatible, can accelerate the growth of osteoblasts, as a consequence, the formation of bone cells can be accelerated. Materials implanted into the body must be sterile to avoid subsequent infection that can lead to serious illness or death. One of them is dry-heat sterilization on hydroxyapatite. Purpose: This research is aimed to compare the adsorption speed of blood type O with non-sterilized hydroxyapatite and dry-heat sterilized hydroxyapatite. Methods: 28 samples of hydroxyapatite were divided into two group, control groups, 14 samples for non-sterilized hydroxyapatite and treatment group, 14 samples for dry heat sterilized hydroxyapatite. Measurement of adsorption speed of blood type O in each group, are seen during the 10 minutes. Result: Results of statistical analysis using the Mann-Whitney test showed significantly less than 0.05 (Sig <0.05). Conclusion: There is not significant differences in the comparison between adsorption speed of blood type O on non-sterilized hydroxyapatite and dry heat sterilized hydroxyapatite.

Keyword: hydroxyapatite, adsorption speed, blood type O, dry heat sterilized,

Abstrak

Latar Belakang: Defek pada tulang alveolar setelah pencabutan gigi, resorpsi tinggi dan lebar tulang alveolar umumnya akan terjadi, yang dapat menyebabkan resorbsi tulang. Beberapa metode telah dikembangkan untuk menambah kurangnya volume tulang alveolar yaitu dengan bone graft hidroksiapatit. Hidroksiapatit memiliki komposisi yang sama seperti tulang alami manusia, osteoconductive dan sangat biokompatibel, dapat mempercepat pertumbuhan osteoblas sehingga mempercepat pembentukan sel-sel tulang. Bahan material yang dimasukan ke dalam tubuh harus steril untuk menghindari infeksi yang dapat menyebabkan penyakit yang parah bahkan kematian. Salah satunya adalah dengan sterilisasi pemanasan kering pada hidroksiapatit. Tujuan: Untuk mengetahui perbandingan kecepatan adsorpsi darah golongan O pada Hidroksiapatit yang tidak disterilkan dan yang disterilkan dengan pemanasan kering. Metode: 28 sampel Hidroksiapatit dibagi ke dalam dua kelompok yaitu kelompok kontrol, 14 sampel untuk Hidroksiapatit yang tidak disterilkan dan 14 sampel untuk kelompok perlakuan terhadap Hidroksiapatit yang disterilkan dengan pemanasan kering. Pengukuran kecepatan adsorpsi darah golongan O pada masing-masing kelompok, yang dilihat selama 10 menit. Hasil: Hasil dari analisis statistik yang menggunakan test mann- whitney didapatkan hasil signifikan yang kurang dari 0.05 (Sig < 0.05). Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan pada perbandingan kecepatan adsorpsi darah golongan O pada hidroksiapatit yang tidak disterilkan dan yang disterilkan dengan pemanasan kering            


Daftar Pustaka

  1. Emam & Stevens, H. A , Textbook of Advanced Oral and Maxillofacial Surgery. USA, InTech, 2013.

Visitor Article : 5536

Visitor Download : 9