Detail Article

Periodontic Journal / Vol. 8. No. 2. 2016-07: 1 - 7


The Papillary Bleeding Index in Pucang Sewu Community Health Center Surabaya in 2015


Gambaran gingivitis pasien Puskesmas Pucang Sewu Surabaya pada tahun 2015 menggunakan Papillary Bleeding Index

  1. Cintya Sara Lumumba
    Student of Bachelor Program in Dental Surgery, Faculty of Dental Medicine, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
    cintyasaralumumba@yahoo.com
  2. Poernomo Agoes Wibisono
    Department of Periodontology, Faculty of Dental Medicine, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
    poerawi@gmail.com
  3. Agung Krismariono
    Department of Periodontology, Faculty of Dental Medicine, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
    agungkr@yahoo.com

Abstract

Background: Gingivitis is an inflammation occuring in gingiva, caused by toxic effects of the bacteria around gingiva. Untreated gingivitis may cause prolonged inflammatory and resulted in  periodontitis. Periodontitis is an inflammation in the periodontal tissue. Since many studies reported the strong corelation between periodontitis and other systemic diseases, the clinical signs of gingivitis become very important. Gingival bleeding is one of the most important sign of gingivitis. Purpose: To study about gingivitis in Pucang Sewu Community Health Center Surabaya’s patients by using papillary bleeding index. Material and method: The descriptive study research was designed to measure gingivitis by using Papillary Bleeding Index. Result: Under ethycal aproval, 100 patiens joined the research as samples.  There were 72 people had mild bleeding index (scale 0 – 0.99), and 28 patients had moderate bleeding index(scales 1 – 1.99). Patients who have the lowest bleeding intensity were men, patients with advance education, and patients who brush their teeth once a day. Conclusion: The incidence of gingivitis at Puskesmas Pucang Sewu Surabaya is very low. 

Keyword: gingivitis, perdarahan gingiva, papillary Bleeding Index,

Abstrak

Latar belakang: Gingivitis adalah inflamasi yang terjadi pada gingiva, gingivitis terjadi karena efek toksik dari bakteri yang ada di sekitar gingiva. Gingivitis yang tidak dirawat akan menyebabkan inflamasi menjadi lebih buruk dan akan membawa pada periodontitis. Periodontitis adalah inflamasi jaringan penyangga gigi. Penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa ada pengaruh yang kuat antara periodontitis dengan penyakit sistemik, sehingga, sangat penting untuk menyadari tanda klinis gingivitis. Perdarahan gingiva adalah salah satu tanda awal terjadinya gingivitis. Tujuan: Mengetahui gambaran gingivitis pasien di Puskesmas Pucang Sewu Surabaya. Metode: Penelitian deskriptif menggunakan data primer pasien Puskesmas Pucang Sewu Surabaya dengan melihat perdarahan gingiva menggunakan Papillary Bleeding Index. Hasil: Dari 100 pasien terdapat 72 orang memiliki intensitas perdarahan pada skala terendah (0 – 0.99), dan 28 orang pasien memiliki skala perdarahan satu level di atasnya (1 – 1.99), pasien yang memiliki intensitas perdarahan terendah adalah laki-laki, pasien dengan pendidikan terakhir tingkat lanjut, dan pasien yang menyikat giginya satu kali sehari.  Simpulan: Gingivitis di Puskesmas Pucang Sewu Surabaya sangat rendah.


Daftar Pustaka

  1. 15. Kaur A, Gupta N, Baweja DK, & Simratvir M. An , Epidemiological study to determine the prevalence and risk assessment of gingivitis in 5-, 12- and 15-year-old children of rural and urban area of panchkula (haryana). . India, Indian Journal of Dental Research. 2014;25(3):294-299., 2014.

Visitor Article : 3239

Visitor Download : 3