Detail Article

Orthodontic Dental Journal / Vol. 7. No. 2. 2016-11: 72 - 81


The phenomenon of tooth movement under conditions of stress orthodontic pain


Fenomena pergerakan gigi pada kondisi stress orthodontic pain

  1. Luh De Puspita Dewi
    Mahasiswa PPDGS Ortodonti Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
    drglupid@gmail.com
  2. Yuliati
    Staf Pengajar Departemen Biologi Oral Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya - Indonesia
    -

Abstract

Background: Orthodontic treatment is not pain-free. The pain during orthodontic treatment is known as an orthodontic pain. Orthodontic pain caused by pressure distribution through the orthodontic archwire to periodontal ligament and involved inflamation. Orthodontic Pain is one of stressor. Under conditions of stress orthodontic pain, hormone cortisol is released. The cortisol can reduces the speed of healing by damaging inflammatory response, such as decreasing the levels of IL-1α, IL-6, IL-8 and osteoblast and increasesing activity of osteoclast. The cytokines, osteoblasts, and osteoclasts play a role in bone remodeling process that is part of orthodontic tooth movement. Objective: To determine the effect of stress orthodontic pain to orthodontic tooth movement. Discussion: The cortisol is released during stress conditions orthodontic pain to have debilitating effects of leukocyte function and decreases the activity of natural killer cells (NK), stress also can reduces the rate of wound healing in a compressed area in the process of bone remodeling by decreasing the levels of IL-1α, IL-6 and IL -8. Decreased levels of cytokines can lead to impaired bone metabolism. The cortisol can inhibit activity of osteoblast and increase activity of osteoclast. A decrease in the number and function of osteoblasts in the bone remodeling process that is part of the process of tooth movement may impede the process of tooth movement. Conclusion: The phenomenon of tooth movement that occurs under conditions of stress orthodontic pain that cortisol can increase the activity of osteoclasts and inhibit activity of osteoblast and also excessive bone resorption occurs that result in delays in orthodontic tooth movement 

Keyword: orthodontic pain, cortisol, tooth movement,

Abstrak

Latar belakang: Perawatan ortodonti bukan berarti bebas dari rasa nyeri. Nyeri selama menjalani perawatan ortodonti disebut sebagai orthodontic pain. Orthodontic pain disebabkan karena penyaluran tekanan ortodonti melalui archwire ke ligamen periodontal sehingga terjadilah inflamasi. Orthodontic pain merupakan salah satu stressor. Pada kondisi stress orthodontic pain, terjadi pelepasan hormon kortisol. Hormon tersebut dapat menurunkan kecepatan penyembuhan dengan cara merusak respon inflamasi, menurunkan level IL-1α, IL-6, IL-8 dan osteoblas serta meningkatkan aktivitas osteoklas. Sitokin sitokin tersebut, osteoblas, dan osteoklas berperan dalam proses remodeling tulang yang merupakan bagian dari pergerakan gigi secara ortodonti. Tujuan: Mengetahui fenomena pergerakan gigi pada kondisi stress orthodontic pain. Diskusi: Hormon kortisol yang dilepaskan saat kondisi stress orthodontic pain memiliki efek melemahkan fungsi leukosit dan menurunkan aktivitas sel natural killer (NK), stress juga dapat menurunkan kecepatan penyembuhan luka pada daerah tertekan pada proses remodeling tulang dengan menurunkan level IL-1α, IL-6 dan IL-8. Penurunan level sitokin sitokin tersebut dapat menyebabkan metabolisme tulang terganggu. Hormon kortisol dapat menghambat aktivitas osteoblas dan meningkatkan aktivitas osteoklas. Penurunan jumlah dan fungsi osteoblas pada proses remodeling tulang yang merupakan bagian dari proses pergerakan gigi dapat menyebabkan terhambatnya proses pergerakan gigi . Kesimpulan: Fenomena pergerakan gigi yang terjadi pada kondisi stress orthodontic pain yaitu hormon kortisol dapat meningkatkan aktivitas osteoklas dan menghambat aktivitas osteoblas,serta terjadi resopsi tulang yang berlebihan yang berakibat pada terhambatnya pergerakan gigi secara ortodonti 


Daftar Pustaka

  1. Proffit et al, Contemporary Orthodontics. St Louis, MI, Mosby Elsevier, 2000.

Visitor Article : 4475

Visitor Download : 9