Detail Article

Orthodontic Dental Journal / Vol. 7. No. 2. 2016-11: 66 - 71


The relationship of thumb sucking habit towards dental arch dimension on 6 - 12 years old at RSGMP Faculty of Dentistry UNAIR in 2013 - 2014


Hubungan menghisap ibu jari terhadap dimensi lengkung gigi pada anak usia 6-12 tahun di RSGMP FKG UNAIR Tahun 2013-2014

  1. Reniati Cempakasari
    Mahasiswa Strata 1 Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
    reniaticempaka@gmail.com
  2. IB Narmada
    Staf Pengajar Departemen Ortodonti Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya - Indonesia
    -
  3. Ervina R Winoto
    Staf Pengajar Departemen Ortodonti Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya - Indonesia
    erwinoto@gmail.com

Abstract

Background: In the mixed dentition period, occlusion has temporary and dynamic features that might make malocclusion happened. One of the important factor that cause of malocclusion is a bad habit. In this case, thumb sucking becomes the bad habit that frequently happens with prevalence 13-100%. The effect of long-drawn thumb sucking habit will affect the dental arch dimension with constriction on palate area, and causes maxillary incisive over protrusion, increase of arch length, and decrease of overbite. Purpose: To find out the difference measure of dental arch dimension between children who have and children who do not have thumb sucking habit. Method: This research was done by taking a sample with study model patient who has thumb sucking habit at Rumah Sakit Gigi dan Mulut FKG UNAIR and children at Pondok Pesantren As-Salafi Al-Fitrah who have normal occlusion, and don’t have thumb sucking habit. Dental arch dimension of study model is measured that comprise intercanine width and intermolar width, arch length, palate depth, overjet and overbite. Afterwards, the differences are analyzed with t-test. Result: Intercanine width, intermolar width, arch length, palate depth, and overjet showed the significant differences (p<0,05), whereas, overbite showed the differences but not significant (p>0,05). Conclusion: There are constriction on intercanine width and intermolar width, increase on arch length, elevation on palate depth, increase on overjet, and decrease on overbite.  

Keyword: malocclusion, thmb sucking habit, dental arch dimension, overbite, overjet,

Abstrak

Latar Belakang: Pada periode geligi pergantian, oklusi bersifat sementara dan tidak statis sehingga memungkinkan untuk terjadi maloklusi. Salah satu faktor penting dan menjadi penyebab maloklusi adalah kebiasaan buruk. Kebiasaan buruk yang sering terjadi yaitu menghisap ibu jari mempunyai prevalensi sebanyak 13-100%. Efek kebiasaan menghisap ibu jari yang berkepanjangan akan berpengaruh terhadap dimensi lengkung gigi dengan penyempitan daerah palatum dan menyebabkan insisiv rahang atas protrusi, jarak gigit meningkat serta berkurangnya tumpang gigit. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan ukuran dimensi lengkung gigi antara anak yang memiliki kebiasaan menghisap ibu jari dan tidak memiliki kebiasaan tersebut. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel dari model studi pasien yang memiliki kebiasaan menghisap ibu jari di Rumah Sakit Gigi dan Mulut FKG UNAIR dan anak-anak di Pondok Pesantren As-Salafi Al-Fitrah yang memiliki oklusi normal dan tidak memiliki kebiasaan buruk. Model studi dan model cetak diukur dimensi lengkung giginya meliputi lebar interkaninus dan intermolar, panjang lengkung, kedalaman palatum, jarak gigit dan tumpang gigit. Kemudian dianalisis perbedaannya dengan uji t-test. Hasil: Lebar interkaninus, lebar intermolar, panjang lengkung, kedalaman palatum, dan jarak gigit menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05). Sedangkan tumpang gigit menunjukkan adanya perbedaan namun tidak signifikan (p>0,05). Kesimpulan: Terjadi penyempitan lebar interkaninus dan lebar intermolar, pertambahan panjang lengkung, peninggian kedalaman palatum, peningkatan jarak gigit, dan pengurangan tumpang gigit.

 


Daftar Pustaka

  1. Proffit et al, Contemporary Orthodontics. Canada, Mosby Elsevier, 2013.

Visitor Article : 4514

Visitor Download : 12