Detail Article

Oral Biology Dental Journal / Vol. 7. No. 1. 2015-01: 5 - 9


The Value Of Inhibited Zone From Some Concentration Of Syzigium Aromaticum Extract To Streptococcus mutans


Nilai Zona Hambat Beberapa Konsentrasi Ekstrak Bunga Cengkeh (Syzygium Aromaticum) Terhadap Bakteri Streptococcus mutans

  1. Eka Febri Ayu Santina Dewi
    Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya-Indonesia
    ekafebri021111159@yahoo.com
  2. Indah Listiana K
    Staf Pengajar Departemen Biologi Oral Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya-Indonesia
  3. Ester Arijani Rachmat
    Staf Pengajar Departemen Biologi Oral Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya-Indonesia

Abstract

Background: Syzigiumaromaticum is an industrial plant or a tree plantation with family Myrtaceae. The oil of Syzigiumaromaticum contains eugenol as much as 78-98%. Syzigiumaromaticum have properties and several active components contained in the clove iseugenol main active ingredient is widely used as an antibacterial and antimicrobial. One of the dominant bacterial species in the mouth bacterium Streptococcus mutans is a bacterium main cause of dental caries. Atsiri oil from Syzigiumaromaticum also resistant to penicillin and its ability to inhibit the growth of bacteria that cause dental caries at a concentration of 0.025 mg / mL. Purpose: To determine the value of Streptococcus mutans inhibition zone against several concentrations of Syzigiumaromaticum flower. Method: Streptococcus mutans culture method which is equivalent to 0.5 with McFarland. After that is done scratches on planting at TYC solid media by taking one ose. The area of TYC solid media is divided into five groups Syzigiumaromaticum extract concentration (100%, 50%, 25%, 12,5%, 6,25%) and two replication. The method used is the diffusion method with paper discs that have been given a Syzigiumaromaticum extract. Media were incubated 2x24 hours ago measured diameter clear zone (inhibited zone). Resulst: The study showed no significant difference in the concentration 100%, 50%, 25%, 12.5% of ​​ Syzigiumaromaticum extract using Kruskal Wallis test analysis (p> 0.05). Conclusion: Syzygiumaromaticum can inhibit the growth of Streptococcus mutans bacteria at concentrations of 100%, 50%, 25% and 12.5%. But at each concentration there is no significant difference.

Keyword: bunga cengkeh, Streptococcus mutans, metode difusi, antibakteri,

Abstrak

Latar Belakang Tanaman cengkeh (Syzigium aromaticum) merupakan tanaman perkebunan atau industri berupa pohon dengan famili Myrtaceae. Minyak cengkeh mengandung eugenol sebanyak 78-98 %. Bunga cengkeh ini mempunyai khasiat dan beberapa komponen aktif yang terkandung di dalam bunga cengkeh yaitu bahan aktif utama eugenol yang banyak dimanfaatkan sebagai antibakteri dan antimikroba. Salah satu spesies bakteri yang dominan dalam mulut yaitu bakteri Streptococcus mutans merupakan bakteri penyebab utama timbulnya karies gigi. Minyak atsiri cengkeh juga resisten terhadap penisilin dan kemampuannya menghambat pertumbuhan bakteri penyebab karies gigi pada konsentrasi 0,025 mg/mL. Tujuan Untuk mengetahui nilai zona hambat Streptococcus mutans terhadap beberapa konsentrasi ekstrak bunga cengkeh. Metode Pembuatan kultur Streptococcus mutans yang setara dengan 0,5 McFarland. Setelah itu dilakukan goresan pada penanaman pada media TYC padat dengan cara mengambil satu ose. Penelitian ini dibagi menjadi lima kelompok konsentrasi ekstrak bunga cengkeh (100%, 50%, 25%, 12,5%, 6,25%) dengan dua replikasi. Metode yang digunakan adalah difusi dengan paper disk yang sudah diberi ekstrak bunga cengkeh. Media diinkubasi 2x24 jam lalu diukur diameter zona bening (zona hambat). Hasil Penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan pada konsentrasi 100%, 50%, 25%, 12,5% menggunakan uji analisis Kruskall Wallis (p>0.05). Simpulan Ekstrak bunga cengkeh (SyzygiumAromaticum) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus Mutans pada konsentrasi 100%, 50%, 25% dan 12,5%. Namun pada masing-masing konsentrasi tidak terdapat perbedaan yang bermakna.


Daftar Pustaka

  1. Sastrohamidjojo H, Kimia Minyak Atsiri. Yogyakarta, Gajah Mada University Press, 2002.
  2. Ajizah, Efek antibakteri ekstrak etanol daun cengkeh (Eugnia aromatic L). n/a, Jurnal Farmasi Indonesia, 2005.
  3. Sulistyaningsih T, Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol Daun Sukun (Artocarpus altilis) Terhadap Bakteri Escherichia coli, Bacillus subtilis dan Jamur Candida albicans, Microsporum gypsium. Jatinangor, Farmaka Vol 7 Nomor 1. Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran, 2010.

Visitor Article : 11175

Visitor Download : 16