Detail Article

Conservative Dentistry Journal / Vol. 5. No. 1. 2015-01: 6 - 11


Toxicity of tannins from Mangosteen (Garcinia mangostana L.) pericarp to fibroblast BHK 21


Uji toksisitas tanin dari kulit manggis (Garcinia mangostana L.) terhadap sel fibroblas BHK - 21

  1. Dian Agustin W
    Staf Pengajar Departemen Ilmu Konservasi Gigi Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga Surabaya Indonesia
  2. Febriastuti Cahyani
    Staf Pengajar Departemen Ilmu Konservasi Gigi Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga Surabaya Indonesia
  3. Fikarini Hadi P
    Mahasiswa Strata-1 Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia

Abstract

Background : Oral disease is a problem suffered by 90% of the population in Indonesia. Problems encountered in the field of dentistry today is almost all materials used in dental root canal treatment is a chemical and have harmful side effects of material which is a therapeutic agent or active and toxic chemicals. One alternative materials that can be used is mangosteen (Garcinia mangostana L.). Active compound content of the mangosteen pericarp extract has good potential in supporting the success of root canal treatment, but any materials used in dentistry must fulfill the terms of biocompatibility. Purpose: The aim of this study was to find out the toxicity of tannin from mangosteen pericarp extract to BHK  – 21 fibroblast cell.  Method: 35,22% tannins that obtained from the extraction of mangosteen pericarp equated to 100%. Tannin from mangosteen pericarp extract at the concentration 1,5%, 3,125%, 6,25%, 12,5%, 25%, 50% and 100% applied on BHK  – 21 fibroblast cell. Toxicity of the substance can be seen from the ability of cells to proliferate after treatment and was calculate by the percentage of viable cell formula. Cell which capable to proliferate will produce mitochondrial enzyme through the respiration process that can be measured using MTT assay method by ELISA reader.  Result: Percentage of viable cell BHK  – 21 fibroblast cell culture exposed to the concentration of 1,5%, 3,125%, 6,25%, 12,5%, 25%, 50% and 100% were 110,7%, 110,7%, 68%, 76,8%, 81,6%, 99,6% and 90,5%.  Conclusion: Tannins from the mangosteen peel extract exhibits slightly toxic at concentrations of 2,2% and is not toxic at concentrations of less than 2,2%

Keyword: Tannins, Mangosteen pericarp extract, toxicity,

Abstrak

Latar Belakang: Penyakit Mulut adalah masalah yang diderita oleh 90% populasi di Indonesia. Masalah yang dihadapi dalam bidang kedokteran gigi saat ini hampir semua bahan yang digunakan dalam perawatan saluran akar gigi adalah bahan kimia dan memiliki efek samping berbahaya dari bahan yang merupakan agen terapeutik atau bahan kimia aktif dan beracun. Salah satu bahan alternatif yang dapat digunakan adalah manggis (Garcinia mangostana L.). Kandungan senyawa aktif dari ekstrak manggis pericarp memiliki potensi yang baik dalam mendukung keberhasilan perawatan saluran akar, tetapi setiap bahan yang digunakan dalam kedokteran gigi harus memenuhi persyaratan biokompatibilitas. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui toksisitas tanin dari ekstrak manggis pericarp ke BHK - 21 sel fibroblast. Metode: 35,22% tanin yang diperoleh dari ekstraksi manggis pericarp disamakan dengan 100%. Tannin dari ekstrak manggis pericarp pada konsentrasi 1,5%, 3.125%, 6,25%, 12,5%, 25%, 50% dan 100% diterapkan pada BHK - sel fibroblast 21. Toksisitas zat dapat dilihat dari kemampuan sel untuk berkembang biak setelah pengobatan dan menghitung dengan persentase formula sel hidup. Sel yang mampu berkembang biak akan menghasilkan enzim mitokondria melalui proses respirasi yang dapat diukur dengan menggunakan metode MTT assay dengan ELISA reader. Hasil: Persentase BHK sel hidup - 21 kultur sel fibroblast terkena konsentrasi 1,5%, 3.125%, 6,25%, 12,5%, 25%, 50% dan 100% adalah 110,7%, 110 , 7%, 68%, 76,8%, 81,6%, 99,6% dan 90,5%. Kesimpulan: Tanin dari ekstrak kulit manggis pameran sedikit beracun pada konsentrasi 2,2% dan tidak beracun pada konsentrasi kurang dari 2,2%


Daftar Pustaka

  1. Shan, T, Xanthones from Mangosteen exstracts as natural chemopreventive agent: Potential anticancer drugs. -, National Institut of Health, 2011.
  2. Ma, Q, Xanthones from Mangosteen exstracts as natural chemopreventive agent: Potential anticancer drugs. -, National Institut of Health, 2011.
  3. Guo, K, Xanthones from Mangosteen exstracts as natural chemopreventive agent: Potential anticancer drugs. -, National Institut of Health, 2011.
  4. Liu, J, Xanthones from Mangosteen exstracts as natural chemopreventive agent: Potential anticancer drugs. -, National Institut of Health, 2011.
  5. Li, W, Xanthones from Mangosteen exstracts as natural chemopreventive agent: Potential anticancer drugs. -, National Institut of Health, 2011.
  6. Wang, F, Xanthones from Mangosteen exstracts as natural chemopreventive agent: Potential anticancer drugs. -, National Institut of Health, 2011.

Visitor Article : 2339

Visitor Download : 34